Jelang Ramadhan, Arab Saudi Perketat Pengawasan Pasar di Makkah dan Madinah

oleh Admin Pusat


Ditulis pada 05 Februari 2026



Menjelang bulan suci Ramadhan, pemerintah Arab Saudi meningkatkan pengawasan sektor perdagangan di Makkah dan Madinah. Kementerian Perdagangan setempat mencatat telah melakukan lebih dari 17.500 inspeksi di berbagai pusat ekonomi guna memastikan ketersediaan kebutuhan pokok serta menjaga kestabilan harga bagi masyarakat dan jamaah.

Langkah ini diambil sebagai antisipasi meningkatnya arus jamaah umrah dan peziarah yang biasanya memadati dua kota suci tersebut saat Ramadhan. Berdasarkan laporan Saudi Gazette, pengawasan dilakukan secara intensif untuk memastikan pasokan pangan dan layanan publik tetap aman, terkendali, dan tidak memberatkan konsumen.

Selain mengamankan ketersediaan barang, pemerintah juga menindak tegas praktik curang seperti penimbunan stok maupun permainan harga yang berpotensi merugikan jamaah dan masyarakat setempat.

Fokus Pengawasan di Titik Strategis Jamaah

Inspeksi berlangsung sejak awal bulan Rajab hingga awal Sya’ban, dengan menyasar pasar tradisional, supermarket besar, pusat perbelanjaan, hingga toko-toko di sekitar kawasan Haramain.

Tim pengawas tidak hanya bergerak di area perkotaan, tetapi juga memantau jalur utama menuju Makkah dan Madinah. Pemeriksaan dilakukan di SPBU, rest area, serta titik-titik layanan publik yang sering dilalui jamaah.

Area miqat turut menjadi perhatian khusus guna memastikan fasilitas dan layanan bagi para tamu Allah tetap nyaman dan sesuai standar selama periode padat ibadah.

Hasil Inspeksi: Pasokan Aman dan Harga Stabil

Dari hasil pemantauan, Kementerian Perdagangan menyatakan kondisi pasar relatif stabil dengan stok bahan pangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadhan.

Petugas juga memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi regulasi, mulai dari kejelasan label produk, standar kualitas barang, pencantuman harga, hingga transparansi transaksi dengan faktur resmi.

Komitmen Saudi untuk Pelayanan Jamaah

Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya tercatat lebih dari 19.000 inspeksi dilakukan di wilayah Makkah, dan total lebih dari 48.000 kunjungan pengawasan di Makkah dan Madinah selama musim Ramadhan.

Langkah ini mencerminkan keseriusan Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah haji dan umrah, sejalan dengan Program Layanan Tamu Allah dalam Visi 2030.

Tujuan utamanya adalah menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih aman, nyaman, dan bermakna bagi setiap jamaah yang berkunjung ke Tanah Suci.

Berita lainnya

blog-img

Travel Umroh Amanah di Banyumas: Kenapa Harus Pilih Tareem Tour Travell

Tareem Tour & Travel merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Jasa Pariwisata dan Perjalananan ibadah Haji, Umrah dan Wisata Islami. Perusahaan  ini didirikan oleh Fuad bin Muhammad Al-Kaf...

Selengkapnya
02 September 2026
blog-img

Manasik Umroh Itu Apa? Materi, Jadwal & Manfaatnya Untuk Jamaah

"Pak, Bu... nanti ada manasik ya tanggal sekian"  

Pasti sering denger kalimat ini pas daftar umroh.

Tapi... m...

Selengkapnya
01 September 2026
blog-img

10 Kesalahan Pemula Saat Umroh yang Wajib Dihindari

Umroh pertama kali itu deg-degan campur bahagia ya Min. Tapi justru karena semangat, banyak jamaah pemula yang tanpa sadar melakukan kesalahan. Padahal 1 kesalahan kecil b...

Selengkapnya
01 September 2026