Selama Ramadhan, Masjidil Haram Siapkan 60 Pos Pemandu untuk Bantu Jamaah Umrah
oleh Admin Pusat
Ditulis pada
26 Februari 2026
Menyambut Ramadhan 1447 H, pengelola Masjidil Haram menghadirkan sistem pemandu lapangan terpadu guna membantu jamaah umrah yang membludak di bulan suci. Sebanyak 60 pos pemandu disiagakan di berbagai titik, dengan dukungan sekitar 360 petugas terlatih.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan jamaah dari berbagai negara dapat beribadah dengan lebih nyaman, tertib, dan terarah di tengah lonjakan pengunjung.
Para pemandu bertugas membantu jamaah menemukan pintu masuk, lokasi shalat, fasilitas umum, hingga berbagai layanan yang tersedia di area masjid. Mereka juga berperan menjaga kelancaran arus pergerakan agar tidak terjadi penumpukan di titik-titik tertentu.
Sistem “Tim Pejalan Kaki”
Layanan ini mengusung konsep tim bergerak (pejalan kaki) yang aktif mendampingi jamaah, mulai dari pelataran dan lorong menuju pintu masuk, area shalat, hingga fasilitas lainnya.
Untuk memudahkan komunikasi dengan jamaah internasional, para petugas dibekali kemampuan berbahasa asing serta perangkat penerjemah. Disebutkan bahwa layanan ini mencakup lebih dari sepuluh bahasa utama, ditunjang papan petunjuk multibahasa.
Dilengkapi Papan Cerdas dan Kode Warna
Sistem pemandu juga memanfaatkan papan informasi cerdas, kode warna, serta nomor identifikasi gerbang untuk membantu jamaah mengenali lokasi dengan cepat. Inovasi ini dirancang agar respons terhadap kebutuhan jamaah bisa dilakukan lebih efisien tanpa mengganggu arus utama pergerakan.
Otoritas memperkirakan, penerapan sistem terpadu ini dapat meningkatkan jumlah jamaah yang terlayani secara optimal hingga sekitar 30 persen dibanding musim sebelumnya.
Terhubung dengan Aplikasi Nusuk
Pengaturan arus jamaah dalam sistem ini juga terintegrasi dengan platform Nusuk, yang digunakan untuk membantu manajemen kerumunan dan memastikan ibadah berlangsung dengan lebih tenang dan terorganisir.
Pihak pengelola menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi pemandu lapangan maupun fasilitas penerjemahan, demi memberikan pengalaman ibadah yang lebih baik bagi tamu Allah, khususnya selama Ramadhan.